Kebakaran Hebat Landa Israel, 80 Ribu Orang Dievakuasi

0
533

Sekitar 80 ribu warga telah diminta untuk evakuasi setelah kebakaran semak hebat melanda kota terbesar ketiga di Israel, Haifa.

Kebakaran terjadi setelah kekeringan selama dua bulan dan diikuti dengan angin kencang di utara kota itu. Api yang menyambar dengan liar itu mengancam rumah-rumah di dekat Yerusalem dan Tepi Barat.

Polisi Israel mengatakan ada kemungkinan kebakaran dipicu oleh kesengajaan. Sementara PM Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, jika benar ada serangan semacam itu, berarti ada teror melanda di wilayah tersebut.

“Tiap kebakaran yang ternyata dipicu oleh kesengajaan kami kategorikan sebagai aksi teror dan akan diberi ganjaran yang sesuai,” kata PM Netanyahu.

“Jika ada yang ingin membakar sebagian negeri Israel akan dihukum berat,” ia menambahkan.

“Apa yang terbakar adalah pohon-pohon kami dan tanah bersejarah kami, Palestina,” kata kelompok itu dalam pernyataannya.

Dalam menghadapi kebakaran hutan besar ini, selain meminta bantuan AS, Israel telah mendapat bantuan dari beberapa negara. Di antaranya adalah Rusia.

Netanyahu mengatakan ia telah berbicara dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin yang berjanji untuk mengirimkan pesawat ‘pengebom’ air.

Bantuan-bantuan dari seperti Cyprus, Italia, Kroasia dan Yunani sudah mendarat.  Negara-negara Eropa tersebut mengirimkan bantuan sejumlah peralatan termasuk pesawat.