Pengamat: Mafia Migas Sulit Diberantas

0
297

Pasca Pembubaran Petral, anak Perusahaan Pertamina yang ditenggarai sebagai sarang Mafia Migas, ternyata tidak serta merta menghentikan Mafia Migas dalam pemburuan rente.

Namun, Akademi UGM, Fahmy Radhi mengatakan, mafia migas tidak surut dalam melakukan pemburuan rente dengan modus yang lebih canggih.

“Di awal pemindahan kewenangan impor BBM dari Petral ke Integrated Supply Chain (ISC), Mafia Migas masih saja merecoki dalam pengadaan impor Migas. Sejalan dengan semakin terbukanya tata kelola ISC dalam tender pengadaan migas, gerakan Mafia Migas semakin terbatas,” ujarnya di Jakarta.

Fahmy menjelaskan, pada kasus Glencore dalam mengubah komposisi impor minyak tidak sesuai pesanan ISC merupakan salah satu modus terbaru Mafia Migas dalam pemburuan rente.

“Selain Petral dan ISC, SKK Migas juga menjadi sasaran empuk bagi Mafia Migas dalam pemburuan rente. Lantaran SKK Migas mempunyai kewenangan yang sangat besar tanpa
diimbangi tata kelola yang transparan,” tuturnya.

Fahmy mengungkapkan, kewenangan tersebut di antaranya, yaitu memutuskan kontrak lahan migas, melakukan verifikasi Cost of Recovery, dan menjual minyak jatah pemerintah hasil kontrak bagi hasil.

“Ditersangkakan dua orang Ketua SKK Migas oleh KPK dan Bareskrim menjadi indikasi bahwa Mafia Migas bergentayangan di SKK Migas,” katanya.

Selain itu, tambahnya, ulah Mafia Migas dalam pemburuan rente, baik di Petral maupun di SKK Migas salah satunya disebabkan tidak ada tata kelola transparan yang diatur dalam UU Migas 22/2001.

Oleh karena itu, lanjutnya, revisi UU Migas menjadi sangat urgent untuk segera diselesaikan dalam waktu dekat ini untuk menangkal Mafia Migas. Salah satu subtansi yang harus diatur dalam revisi UU Migas 22/2001 adalah tata kelola kelembagaan Migas.

Pasalnya, Mahkamah Konstitusi (MK) telah kali melakukan yudisial review. Bahkan, lanjut Fahmy, keputusan MK No. 36/2012 telah membubarkan BP Migas karena dinilai inkonstitusional lantaran tidak sesuai dengan UUD 1945.

Sumber : energitoday.com